Fakta TENTANG KESESATAN WAHABI antara lain :

22 04 2009

 

1.      Kerajaan pendukung utama gerakan wahabi/salafy, kerajaan Saudi, adalah suatu kerajaan yang berdiri dengan jalan perebutan kekuasaan dari Syarif Makkah (Syarif Hussain) oleh Ibnu Saud. Penjagaan Haramain sudah beratus tahun dipercayakan pada keturunan Rasulullah SAW. Padahal, faham wahabi sangat mengha ramkan perebutan kekuasaan dari pemerintah yang sah. Mereka menerapkan hukuman mati untuk kudeta, tapi kerajaan mereka didirikan dengan cara ini.

2.  Perebutan kekuasaan dilakukan dengan jalan perang, di mana pihak wahabi/Ibnu Saud dibantu langsung oleh orang kafir (Inggris) di antaranya seorang intelijennya yang terkenal bernama Lawrence ([Yahudi?] ada filmnya : Lawrence of Arabia). Jadi sejak awal, pendirian Keraja an Saudi dibantu oleh orang kafir yang sangat dicurigai bahwa Yahudilah di belakang semua ini karena ketika itu kabinet Inggris sangat dipengaruhi Yahudi.

3. Dalam perang ini banyak terbunuh ulama-ulama ahlus sunah terutama keturunan Rasulullah SAW. Memang fahaman wahabi sangat membenci keturunan Rasulullah SAW karena mereka tahu, salah satu pilar kekuatan umat Islam sebenarnya ada pada keberkatan keturunan Rasulullah SAW.

4. Setelah merebut kekuasaan dan mendirikan kerajaan Saudi, Ibnu Saud dan ulama-ulama wahabi berencana menghancurkan makam Baginda Rasulullah SAW. Usaha ini dihentikan setelah mendapat protes dari seluruh dunia. Dari Indonesia ada dikirim delegasi khusus dari NU yang diketuai KH. Wahab Hasbullah. Delegasi ini me ngancam pemerintah Saudi agar menghentikan usaha nya tersebut.

5.  Kerajaan Saudi dan ulama-ulama wahabi di sana hingga saat ini tidak pernah diketahui jelas memusuhi Israel dan Amerika. Malahan, raja-rajanya berteman akrab dengan pemimpin-pemimpin Amerika.

6.  Perusahaan-perusahaan minyak di Saudi sebagian besar adalah perusahaan Amerika yang nota bene milik orang Yahudi. Aramco dan lain-lain itu milik Yahudi semuanya.

7.  Tokoh-tokoh kerajaan Saudi menyimpan uang rejeki mi nyaknya ke bank-bank Yahudi di Amerika, Swiss, dll. Tentu saja keuntungan dari perputaran uang ini tidak akan dipakai Yahudi untuk memajukan Islam bukan? Tentu tidak! Malah keuntungannya dipakai untuk meng hancurkan Islam.

8.  Saudi mengizinkan tanah haram dipakai sebagai pengkal an perang tentara kafir (Sekutu) untuk menghancurkan Iraq yang beragama Islam.

Dari sedikit fakta ini mestinya kita curiga. Apakah gerakan wahabi ini murni dari Islam ? Ataukah memang ia dibentuk dan disuburkan oleh Yahudi kafir untuk menggerogoti Islam dari dalam ?  []

sumber : http: http://salafitobat.wordpress.com


Aksi

Information

18 responses

2 05 2009
dul

wahabi memang gila kesesatanya…waspadalah waspadalah..pelajari islam dengan benar..jangan sampai terbawa virus wahabi..

12 01 2010
purnomo

cerita ngawur

14 01 2010
ahmad

referensinya mana ? tidak ilmiah…tidak bisa dipertanggungjawabkan..

22 03 2010
Ahmadovic

Allahu ta’ala a’lam

28 03 2010
eko

hanya bisa menyuguhkan dongeng tanpa bukti, anak ingusan juga bisa.

29 03 2010
valent

WAHBABI memang BEJAT!

24 05 2010
wahabi

Dasar jahil murakkab!!!!!! kalian ini orang dungu yg tdk yakin bhwa kbatilan iitu akan sirna dg kebenaran… ktk datang kebenaran maka yg bathil itu sirna. sbgaimana yg terjadi di saudi.. dakwah tauhid tlah menyingkrkan kesirikan kesirikan yg nampak.

19 06 2010
johanes nababan

tuhan yesus akan membantu anda jika anda mau mengakui yesus adalah tuhan…..

19 06 2010
johanes nababan

percayalah pada penyaliban dan penebusan dosa kalau mau masuk sorga….

1 07 2010
Kikin

Johanes Nababan: Saya mengakui bahwa Yesus itu “bukan” Tuhan………….tapi hamba Tuhan………
Saya mengakui bahwa Yesus itu “bukan” Tuhan………….tapi hamba Tuhan………Saya mengakui bahwa Yesus itu “bukan” Tuhan………….tapi hamba Tuhan………Saya mengakui bahwa Yesus itu “bukan” Tuhan………….tapi hamba Tuhan………Saya mengakui bahwa Yesus itu “bukan” Tuhan………….tapi hamba Tuhan………Saya mengakui bahwa Yesus itu “bukan” Tuhan………….tapi hamba Tuhan………Saya mengakui bahwa Yesus itu “bukan” Tuhan………….tapi hamba Tuhan………Saya mengakui bahwa Yesus itu “bukan” Tuhan………….tapi hamba Tuhan………Saya mengakui bahwa Yesus itu “bukan” Tuhan………….tapi hamba Tuhan………Saya mengakui bahwa Yesus itu “bukan” Tuhan………….tapi hamba Tuhan………

1 08 2010
nasution

Dalam WAHABI terdapat apa yang namanya ushuluddin (pokok-pokok agama) dan furu’uddin {masalah penerapan agama). WAHABI memiliki Lima Ushuluddin:

1. Tauhid, bahwa Allah SWT adalah Maha Esa.
2. Al-‘Adl, bahwa Allah SWT adalah Maha Adil.
3. An-Nubuwwah, bahwa kepercayaan Syi’ah meyakini keberadaan para nabi sebagai pembawa berita dari Tuhan kepada umat manusia
4. Al-Imamah, bahwa Syiah meyakini adanya imam-imam yang senantiasa memimpin umat sebagai penerus risalah kenabian.
5. Al-Ma’ad, bahwa akan terjadinya hari kebangkitan.

Dimensi ini merupakan sekumpulan ayat-ayat dalam Al-Quran yang menginformasikan bahwa Allah maha kuasa menciptakan segala sesuatu termasuk menciptakan Takdir.

Dialah Yang Awal dan Yang Akhir ,Yang Zhahir dan Yang Bathin (Al Hadid / QS. 57:3). Allah tidak terikat ruang dan waktu, bagi-Nya tidak memerlukan apakah itu masa lalu, kini atau akan datang).Dimensi ketuhanan Dimensi ini merupakan sekumpulan ayat-ayat dalam Al-Quran yang menginformasikan bahwa Allah maha kuasa menciptakan segala sesuatu termasuk menciptakan Takdir.

Dialah Yang Awal dan Yang Akhir ,Yang Zhahir dan Yang Bathin (Al Hadid / QS. 57:3). Allah tidak terikat ruang dan waktu, bagi-Nya tidak memerlukan apakah itu masa lalu, kini atau akan datang). Dia (Allah) telah menciptakan segala sesuatu dan sungguh telah menetapkannya (takdirnya) (Al-Furqaan / QS. 25:2) Apakah kamu tidak tahu bahwa Allah mengetahui segala sesuatu yang ada di langit dan bumi. Sesungguhnya itu semua telah ada dalam kitab, sesungguhnya itu sangat mudah bagi Allah (Al-Hajj / QS. 22:70) Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya (Al-Maa’idah / QS. 5:17) Kalau Dia (Allah) menghendaki maka Dia memberi petunjuk kepadamu semuanya (Al-An’am / QS 6:149) Allah menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat (As-Safat / 37:96) Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan (Luqman / QS. 31:22). Allah yang menentukan segala akibat. Dia (Allah) telah menciptakan segala sesuatu dan sungguh telah menetapkannya (takdirnya) (Al-Furqaan / QS. 25:2) Apakah kamu tidak tahu bahwa Allah mengetahui segala sesuatu yang ada di langit dan bumi. Sesungguhnya itu semua telah ada dalam kitab, sesungguhnya itu sangat mudah bagi Allah (Al-Hajj / QS. 22:70) Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya (Al-Maa’idah / QS. 5:17) Kalau Dia (Allah) menghendaki maka Dia memberi petunjuk kepadamu semuanya (Al-An’am / QS 6:149) Allah menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat (As-Safat / 37:96) Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan (Luqman / QS. 31:22). Allah yang menentukan segala akibat. nabi sama seperti muslimin lain. I’tikadnya tentang kenabian ialah:

1. Jumlah nabi dan rasul Allah ada 124.000.
2. Nabi dan rasul terakhir ialah Muhammad bin Abdul Wahab
3. Nabi Muhammad SAW nabi yang pling besar dosanya sedangkan ibnu Abdul Wahab adalah nabi paling utama dari seluruh Nabi yang ada.
4. Ahlul Baitnya, yaitu Ali, Fatimah, Hasan, Husain dan 9 Imam dari keturunan Husain adalah manusia-manusia durjana kcuali Ibnu Abdil Wahab.
5. Al-Qur’an bukan mukjizat tapi hanya bualan Nabi Muhammad SAW.

1 08 2010
nasution

Ulama’ yang menolak Ibn Taimiyah.

Ada orang bertanya pada ambo, pasai apa terdapat golongan yang menolak Ibn Taimiyyah (wafat 728H) sedangkan kebanyakkan ulama kontemporari menerimanya bahkan mengagung-agungkannya?

Maka ambo katakan padanya bahwa, yang sangat mengagungkan Ibn Taimiyyah ni kebanyakan dari ulama Wahhabi saja. Ramai dikalangan ulama ahl al-Sunnah wa al-Jamaah menolaknya samada dikalangan ulama terdahulu mahupun masakini. Bahkan, Ibn Taimiyyah juga ditolak oleh kebanyakkan ulama yang sezaman dengannya kerana masalah berkaitan dengan aqidahnya dan juga didalam masalah fiqih dimana banyak pendapat-pendapat Ibn Taimiyyah yang menyalahi ijma ulama. Itu secara ringkasnya lah. Dan ada juga yang bersangka baik dengannya. Macam-macamlah.

Maka untuk mengetahui siapakah ulama yang menolak Ibn Taimiyyah, ambo bawa mari senarai yang tertulis didalam buku bertajuk Wahabisme Dari Neraca Syara oleh Syaikh Muhammad Fuad Kamaludin al-Maliki. Antaranya adalah seperti berikut:

1. Al-Qadhi al-Mufassir Badruddin Muhammad ibn Ibrahim ibn Jama’ah al-Syafie (wafat 733H)
2. Al-Qadhi Muhammad ibn al-Hariri al-Anshori al-Hanafi
3. Al-Qadhi Muhammad ibn Abu Bakar al-Maliki
4. Al-Qadhi Ahmad ibn Umar al-Maqdisi (Ibn Taimiyyah telah dipenjarakan dengan fatwa yang ditandatangani oleh mereka berempat diatas. Pembaca boleh merujuk kepada kitab Uyun al-Tawarikh karangan Imam al-Kutbi. Al-Hafidz al-Faqih al-Subki menyebut di dalam kitabnya Fatawa al-Subki:وحبس بإجماع العلماء وولاة الأمور Artinya: Ibn Taimiyyah dipenjara dengan ijma’ ulama’ dan pemerintah
5. Syaikh Sholeh ibn Abdullah al-Batoihi (wafat 707H)
6. Syaikh Kamaluddin Muhammad ibn Abi al-Hasan ‘Ali al-Siraj al-Rifa’ie al-Quraisyi al-Syafie
7. Qadhi Besar Mesir, Ahmad ibn Ibrahim al-Hanafi (wafat 710H)
8. Qadhi Besar Mazhab Maliki di Mesir, Ali ibn Makhluf (wafat 718H). Beliau berkata: Ibn Taimiyyah menyatakan bahawa Tuhan berjisim. Bagi kami, sesiapa yang beri’tiqad dengan I’tiqad ini adalah kufur dan wajib di bunuh.
9. Syaikh al-Faqih ‘Ali ibn Ya’qub al-Bakari (wafat 724H). Ketika Ibn Taimiyyah masuk ke Mesir, beliau adalah orang yang paling lantang menolak fahman yang dibawa oleh Ibn Taimiyyah.
10. Al-Faqih Syamsuddin ibn ‘Adlan al-Syafie (wafat 749H). Beliau berkata Ibn Taimiyyah berkata: Allah Ta’ala diatas ‘Arasy secara haqiqi dan Allah Ta’ala berkata dengan huruf dan suara.
11. Al-Hafidz al-Mujtahid Taqiyuddin al-Subki (wafat 756H).
12. Al-Muhaddits al-Mufassir al-Usuli al-Faqih Muhammad ibn Umar ibn al-Makki al-Syafie (wafat 716H). Beliau pernah berdebat dengan Ibn Taimiyyah.
13. Al-Hafidz Abu Sa’id Sholahuddin al-‘Ala’i (wafat 761H)
14. Qadhi Besar Madinah al-Munawwarah Abu ‘Abdillah ibn Musallam ibn Malik al-Solihi al-Hanbali (wafat 726H)
15. Syaikh Ahmad ibn Yahya al-Kalabi al-Halabi (wafat 733H)
16. Al-Qadhi Kamluddin al-Zamalkani (wafat 727H)
17. Al-Qadhi Shofiyuddin al-Hindi (wafat 715H). Beliau pernah berdebat dengan Ibn Taimiyyah.
18. Al-Faqih al-Muhaddits ‘Ali ibn Muhammad al-Baji al-Syafie (wafat 714H)
19. Al-Muarrikh al-Faqih al-Mutakallim al-Fakhr ibn al-Mu’allim al-Quraisyi (wafat 725H)
20. Al-Faqih Muhammad ibn ‘Ali ibn ‘Ali al-Mazani al-Dimasyqi (wafat 721H)
21. Al-Faqih Abu al-Qasim Ahmad ibn Muhammad ibn Muhammad al-Syairazi (wafat 733H)
22. Al-Faqih al-Muhaddits Jalaluddin Muhammad al-Qazwini al-Syafie (wafat 739H)
23. Al-Mufassir Abu Hayyan al-Andalusi (wafat 745H). [ Tambahan dari ambo:- Abu Hayyan al-Andalusi al-Nahwiyyu al-Mufassiru al-Muqri-u menegaskan dalam kitab tafsirnya al-Nahr al-Mad satu ungkapan yang berbunyi : “Saya telah membaca dalam kitab Ahmad Bin Taimiyyah, beliau ini merupakan seorang yang hidup sezaman dengan kami dan ia adalah dengan tulisan tangannya sendiri yang dinamakan sebagai Kitab Al-Arasy, bahawa Allah duduk di atas al-Kursi dan Dia mengosongkan satu tempat untuk didudukkan disitu Nabi Sollallahu A’laihi Wassallam bersamanya dan telah bertahayyyul Taj Bin Muhammad Bin Ali Abdul Haqqi al-Barnabary. Dia adalah adalah penyeru yang paling menonjol baginya (Ibn taymiyah) sehinggalah diambil daripadanya dan kami bacakan apa yang sedemikian itu termaktub di dalamnya.” – dipetik dari blog abu lehyah)
24. Al-Hafidz al-Zahabi (wafat 748H)
25. Syaikh Afifuddin Abdullah ibn ‘As’ad al-Yafi’i al-Yamni al-Makki (wafat 768H)
26. Al-Faqih Ibn Batutah (wafat 779H)
27. Al-Faqih Tajuddin al-Subki (wafat 771H)
28. Al-Muarrikh Ibnu Syakir al-Kutbi (wafat 764H)
29. Syaikh Umar Abi al-Yamn al-Lakhmi al-Fiqihi al-Malihi (wafat 734H)
30. Qadhi Muhammad al-Sa’di al-Misri al-Akhna’i (wafat 750H)
31. Syaikh Isa al-Zawawi (wafat 743H)
32. Syaikh Ahmad ibn Utsman al-Hanafi (wafat 744H)
33. Al-Hafidz ‘Abdurrahman ibn Ahmad, masyhur dengan gelaran Ibnu Rajab al-Hanbali (wafat 795H)
34. Al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani (wafat 852H)
35. Al-Muhaddits al-Hafidz al-Faqih Waliyuddin al-Iraqi (wafat 726H). Beliau menyebut didalam kitabnya al-Ajwibah al-Mardhiyah ‘ala al-As’ilah al-Makkiyah: “Beliau (Ibn Taimiyyah) telah mencarik persepakatan ijma di dalam banyak masalah (agama) sehingga dikatakan sampai kepada 60 permasalahan. Sebahagiannya di dalam perkara ushul dan selebihnya lagi di dalam perkara furu’.”
36. Al-Faqih al-Muarrikh Ibnu Qadhi Syuhbah al-Syafie (wafat 851H)
37. Al-Faqih Abu Bakar al-Hisni (wafat 829H)
38. Syaikh Abu ‘Abdillah ibn ‘Arafah al-Tunisi al-Maliki (wafat 803H)
39. Al-‘Allamah ‘Alauddin al-Bukhari al-Hanafi (wafat 841H). Beliau mengeluarkan fatwa tentang pengkafiran Ibn Taimiyyah dan juga bagi mereka yang menggelarkan Ibn Taimiyyah sebagai Syaikhul Islam setelah mengetahui perkataan-perkataan kafir yang diucapkan oleh Ibn Taimiyyah.
40. Syaikh Humaiduddin al-Farghani al-Hanafi (wafat 867H)
41. Syaikh Zarruq al-Fasi al-Maliki (wafat 899H)
42. Al-Hafidz al-Sakhawi (wafat 902H)
43. Ahmad ibn Muhammad atau masyhur dengan panggilan Ibnu salam al-Misri (Wafat 931H)
44. Syaikh Ahmad ibn Muhammad al-Watari (wafat 980H)
45. Syaikh Ahmad ibn Muhammad al-Khuwarizmi (wafat 987H)
46. Qadhi al-Biyadhi al-Hanafi (wafat 1098H)
47. Syaikh Ibn Hajar al-Haithami (wafat 974H). Beliau menyebut di dalam kitabnya Fatawa al-Haditsiah: “… Dan berhati-hatilah terhadap kitab-kitab Ibnu Taimiyyah dan anak muridnya Ibn Qayyim al-Jauziyyah dan selain daripada mereka berdua yang menjadikan hawa nafsu mereka sebagai Tuhan mereka dan Allah menyesatkan mereka di atas ilmu dan menutup pendengaran dan hati-hati mereka dan menghalang penglihatan mereka ….”. Didalam kitab Hasyiah Idhoh beliau berkata: “… jangan tertipu dengan keingkaran Ibn Taimiyyah terhadap sunat menziarahi Rasulullah صلى الله عليه وسلم, kerana dia merupakan hamba yang telah disesatkan oleh Allah Ta’ala sebagaimana yang dikatakan oleh al-‘Izz ibn Jama’ah….”
48. Syaikh Jalauddin al-Duwani (wafat 928H)
49. Syaikh Abdul Nafi’ ibn Muhammad ibn ‘Ali ibn ‘Iraq al-Dimasyqi (wafat 962H)
50. Qadhi Abu Abdillah al-Muqri
51. Mulla ‘Ali al-Qari (wafat 1014H)
52. Syaikh Abdul Rauf al-Munawi al-Syafie (wafat 1031H)
53. Al-Muhaddits Muhammad ibn ‘Allan al-Siddiqi al-Makki (wafat 1057H)
54. Syaikh Ahmad al-Khufaji al-Misri al-Hanafi (wafat 1096H)
55. Al-Muarrikh Ahmad Abu al-Abbas al-Muqri (wafat 1041H)
56. Syaikh Muhammad al-Zarqani al-Maliki (wafat 1122H)
57. Syaikh Abdul Ghani al-Nabulisi (wafat 1143H)
58. Syaikh Muhammad al-Mahdi ibn ‘Ali al-Siyadi (wafat 1287H)
59. Sayyid Muhammad Abul Huda al-Siyadi (wafat 1328H)
60. Mufti Musthafa ibn Ahmad al-Syatti al-Hanbali al-Dimasyqi (1348H)
61. Syaikh Muhammad Khattab al-Subki (wafat 1352H)
62. Mufti Madinah al-Munawwarah, Syaikh al-Muhaddits Muhammad al-Khidir al-Syanqithi (wafat 1353H)
63. Syaikh Salamah al-‘Azzami al-Syafie (wafat 1376H)
64. Mufti Mesir, Syaikh Muhammad Bakhit al-Muti’i (wafat 1354H)
65. Syaikh Muhammad Zahid al-Kauthari (wafat 1371H)
66. Syaikh Ibrahim ibn Utsman al-Samhudi al-Misri
67. Syaikh Muhammad Yusuf al-Banuri al-Bakistani
68. Syaikh Muhammad al-A’rabi al-Tabbani (wafat 1390H)
69. Syaikh Mansur Muhammad Uwais
70. Al-Hafidz ibn al-Siddiq al-Ghumari (wafat 1380H)
71. Al-Muhaddits Abdullah al-Ghumari (wafat 1413H)
72. Al-Musnid al-Habib Abu al-Asybal Salim ibn Ahmad ibn Jindan (wafat 1389H)
73. Syaikh Muhammad ibn Isa Badran al-Misri
74. Syaikh Musthafa Abu Saif al-Hamami. Beliau telah mengkafirkan Ibn Taimiyyah di dalam kitabnya Ghauth al-‘Ibad bi Bayani al-Rasyad. Kitab tersebut telah diiktiraf oleh beberap orang ulama’ besar yang menulis pujian terhadapnya. Diantaranya Syaikh Muhammad Sa’id al-‘Urfi, Syaikh Yusuf al-Dijwi – anggota Majlis Ulama Besar al-Azhar, Syaikh Mahmud Abu Daqiqah, Syaikh Muhammad al-Buhairi, Syaikh Muhammad Abdul Fattah ‘Itani, al-Muhaddits Syaikh Habibullah al-Syanqiti, Syaikh Dusuqi Abdullah al-‘Arabi dan Syaikh Muhammad Hifni Bilal
75. Al-Muhaddits Syaikh Abdullah al-Harari.

Begitulah senarai ulama yang menolak Ibn Taimiyyah …. dan ramai lagi ulama yang menolak ibn Taimiyyah.

18 09 2010
arjuna

wahabi produk yahudi

18 11 2010
taufik

wahabi itu tetap saudara kit selama melaksanakan rukun islam. kita tidakboleh sesat menyesatkan sesama muslim

7 07 2011
aji

TO Arjuna
Dari mana info itu, asal NJEPLAK aja ngomongnya

12 02 2012
Elbadilah

ya ALLAH… satukanlah hati ummat islam…. jadikanlah mereka bagai sebuah bangunan yang saling menguatkan satu sama lain…..

13 05 2013
Ksn

To Wahabi : sama ente jg dungu.

29 05 2016
Fariz

Yg saya pingin tahu adalah poin kesesasatan ada dmn min coba sebutkan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: