Mazhab Salafy adalah mazhab yang terlarang

22 04 2009

Imam an-Nawawi di dalam kitab al-Majmu’ Syarh al-Muhazzab pada bab Adab Berfatwa, Mufti dan Orang Yang Bertanya Fatwa. berpendapat :Tidak boleh bagi si awam untuk bermazhab kepada salah seorang dari para sahabat r.a atau bermazhab kepada generasi awal, walaupun mereka lebih alim dan lebih tinggi derajatnya dibanding dengan ulama’ sesudah mereka. Kerena mereka tidak meluangkan waktu sepenuhnya untuk merumuskan prinsip-prinsip asas dan furu’nya. Maka tidak ada seorang pun dari generasi sahabat yang memiliki mazhab yang telah dianalisis, Tapi para ulama’ yang datang sesudah merekalah yang melakukan usaha merumuskan hukum-hukum serta menerangkan prinsip-prinsip asas dan furu’, seperti Imam Malik dan Imam Abu Hanifah dan lain-lain.”

“Bahkan Imam Syafi’ie adalah imam berikutnya yang telah menganalisis mazhab-mazhab pendahulunya seperti mereka melihat mazhab-mazhab para ulama’ sebelumnya. Beliau menguji, mengkritik dan memilih mana yang paling rajih (kuat), dan beliau mendapat hasil dari usaha ulama’ sebelumnya dan telah meluangkan waktu untuk memilih dan mentarjih serta menyempurnakannya. Dan dengan alasan inilah beliau mendapat kedudukan yang lebih kuat dan rajih, bahkan tidak ada sesudah beliau, ulama yang mencapai kedudukan ini. Maka dengan alasan ini pula, mazhab beliau adalah mazhab yang paling utama untuk diikuti dan bertaqlid dengannya”.

Mazhab Salafiyyah adalah bid’ah yang dibuat-buat.

Seorang ulama besar Syria Sheikh Prof. Dr. Muhammad Said Ramadhan al-Bouthi menerangkan dengan panjang lebar tentang adanya ajaran baru yang dinamakan “as-Salafiyyah”. Beliau menyatakan bahwa GENERASI SALAF sangat berbeda dibandingkan dengan MAZHAB AS-SALAFIYYAH yang digembar-gemborkan oleh pengamal Wahabi di Makkah.

Beliau berkata, bahwa istilah yang digunakan oleh para ulama’ untuk menamakan kedudukan para ulama’ yang benar adalah ulama Ahli Sunnah wal Jama’ah. Istilah ini telah disepakati oleh para ulama’ generasi Salaf untuk menamakan golongan yang benar. Tatkala istilah as-Salafiyyah yang digunakan oleh golongan Wahhabi untuk melambangkan golongan yang benar [menurut sangkaan mereka] adalah satu bid’ah yang tercela. Bahkan beliau menulis sebuah kitab yang berjudul :

( السلفية : مرحلة زمنية مباركة لا مذهب إسلامي )

“As-Salafiyyah adalah Satu Gemerasi Yang Diberkahi dan bukanlah Sebuah Mazhab Islam.”

Kitab ini berisi tentang penjelasan dan kritikan yang ilmiah dari beliau terhadap ajaran Wahhabi.

Beliau berkomentar : “Apabila ada seorang Muslim yang memperkenalkan dirinya bahwa dia adalah pengikut mazhab Salafiyyah, maka tanpa ragu-ragu lagi bahwa dia adalah seorang ahli bid’ah. Sebab jika istilah Salafiyyah itu disamakan dengan “Ahli Sunnah wal Jamaah”, maka sungguh dia telah menciptakan nama yang berbeda dengan nama yang telah disepakati oleh generasi Salaf. Bahkan nama serta istilah Salafiyah ini telah cukup menimbulkan perpecahan di kalangan umat Islam sendiri”.

“Dan jika istilah Salafiyyah ini memiliki maksud yang berbeda dengan Ahli Sunnah wal Jama’ah, maka mereka telah membuat istilah Salafiyyah baru dengan isi ajarannya yang bathil. Dan telah terbuktilah bahwa golongan Salafi Wahhabi ini telah menggunakan istilah Salafiyyah untuk memisahkan diri dari jemaah mayoritas Umat Islam yang bersatu dalam menggunakan istilah “Ahli Sunnah dan Jama’ah” yang benar”.

Semoga kita semua dipelihara oleh Allah SWT dari tipu muslihat orang-orang kafir di dalam memecah belah persatuan umat Islam. Amiiin.


Aksi

Information

3 responses

11 06 2010
abu fathul

Tulisan yang gak berilmu.Al bhouti majhul dikalangan ahlul ilmu.salafy itu nisbah adapun madzhab mereka adalah ahlusunnah,manhaj mereka ahlusunnah.

13 05 2013
Ksn

Betul2,

13 05 2013
Ksn

Abu Fathul itu majhul gak ush direngges dia bgian dr firqoh muhmd bin abd whb

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: