FITRAH YANG SUCI

22 04 2009

FITRAH  YANG  SUCI

 

Di dalam tubuh kita ini terdapat  2 macam unsur, unsur langit dan unsur bumi. Unsur langit adalah unsur yang mulia dan suci sedangkan unsur bumi hanya unsur yang hina dan rendah. Unsur langit lebih kekal keberadaannya sedangkan unsur bumi hanya sesuatu yang bersifat sementara dan akan hancur binasa dikembalikan ke tempat asalnya. Unsur langit biasa kita kenal dengan rohani dan unsur bumi biasa kita sebut dengan jasmani.

Kedua unsur ini menyatu dan bertemu saat kita berada pada usia 4 bulan didalam rahim ibu kita. Allah-lah yang telah mempertemukan kedua unsur ini sehingga kita dapat hidup dan terlahir ke dalam pentas kehidupan dunia.

Kedua unsur ini saling butuh membutuhkan antara satu dengan yang lainnya. Oleh sebab itu tanpa jasmani, rohani kita tidak akan mampu beraktifitas dan berinteraksi dengan kehidup an alam dunia. Dan begitu pula sebaliknya tanpa rohani, jasmani kita pun hanya sebuah onggokan bangkai yang tak berguna. Jadi memang begitulah permainan kehidupan dunia yang telah diatur oleh Allah sang maha pencipta alam semesta.

Sebenarnya kita ini adalah bukan fisik jasmani yang dapat terlihat oleh mata, tapi kita yang sebenarnya adalah rohani yang berada di dalam tubuh dan raga kita. Fisik jasmani dicip takan oleh Allah hanya sebagai wadah atau tempat tinggal bagi rohani selama kita berada dalam kehidupan dunia, tapi setelah kita keluar dari kehidupan dunia ini, maka fisik jasmani kita su dah tidak terpakai lagi dan harus dikubur serta dipendam ketem pat asalnya yaitu tanah. Persis seperti kurungan bambu tempat kita memelihara seekor ayam. Rohaniyah kita diibaratkan seperti seekor ayam sedangkan jasmani kita laksana sebuah kandang.

Jadi, badan kita yang tersusun dari kumpulan daging, tulang dan darah ini, hanya sebuah kandang untuk menyimpan rohani. Dan setelah ayamnya diambil, maka kandangnya pun tidak terpakai lagi.

Dan ironisnya, banyak orang yang terlalu memperhatikan kebersihan kandang, tapi ia lupa untuk memperhatikan kebersih an dan kesehatan ayamnya. Atau dengan pengertian lain, ba nyak orang yang sangat memperhatikan kebersihan dan kesehat an badannya dengan melakukan olah raga secara teratur dan makan makanan yang bergizi serta minum suplemen penye imbang kesehatan tubuh, tapi terkadang ia melupakan keber sihan dan kesehatan rohaniyahnya dengan melakukan olah batin melalui zikir, berdo`a dan bertafakkur kepada Allah.  Padahal seharusnya yang lebih diperhatikan adalah ayamnya, dan bukan kandangnya !!

 

Berbeda dengan fisik jasmani yang sifatnya sementara, maka rohaniyah kita adalah satu unsur yang sifatnya kekal abadi. Oleh sebab itulah, sebelum kita terlahir ke pentas kehi dupan dunia, rohaniyah kita telah melewati 2 alam kehidupan, yaitu alam arwah dan alam rahim. Dan demikian pula setelah kita mengakhiri kehidupan di dunia ini, rohaniyah kita pun akan berpindah ke 2 alam yang berikutnya, yaitu alam barzakh dan alam akhirat. Jadi, alam dunia ini adalah alam pertengahan diantara 4 macam alam yang lainnya, bahkan di alam dunia inilah kita dapat menentukan nasib hidup kita untuk kehidupan di alam yang berikutnya.

 

Pada saat kita terlahir ke dalam kehidupan dunia, roha niyah kita terlahir dalam keadaan fitrah yang suci, sesuai dengan isyarat nabi dalam sebuah hadits :

كُلُّ مَوْلُوْدٍ يُوْلَدُ عَلَى اْلفِطْرَةِ

Setiap anak itu terlahir dalam keadaan fitrah yang suci

فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُـمَجِّسَانِهِ

Maka kedua orang tuanya-lah yang memegang peranan penting dalam menentukan nasib anaknya, apakah ia harus jadi Yahudi, Nasroni atau Majusi penyembah api

 

Oleh sebab itulah, agar kita terlahir ke pentas kehidupan dunia ini dalam keadaan suci dan kita tinggalkan pula kehidupan dunia ini juga dalam keadaan fitrah yang suci, maka kita harus membersihkan 5 macam kekotoran dari dalam kehidupan kita.

Yang pertama : Kita harus bersihkan badan kita dari ber bagai macam kekotoran, kita bersihkan ia dengan air wudhu, kita sucikan ia dengan mandi hadats, atau kita hilangkan ia dari ber bagai jenis najis yang melekat pada badan, pakaian dan tempat ibadah kita.

Yang kedua : Kita bersihkan pula ketujuh anggota badan kita dari perbuatan-perbuatan yang dianggap keji dan kotor oleh agama. Kita bersihkan pandangan mata kita dari melihat sesuatu yang dapat menantang bangkitnya nafsu syahwat kita. Kita cegah pendengaran telinga kita dari suara-suara yang dapat memancing kepada perbuatan-perbuatan durhaka. Kita tahan pembicaraan mulut kita dari perkataan-perkataan yang dapat menyakiti hati orang lain. Kita halangi nafsu makan perut kita dari makanan-makanan yang diharamkan oleh Allah dan Rosul-Nya. Kita cegah tangan dan kaki kita dari melangkah dan meng ambil sesuatu yang bukan hak milik kita. Dan kita sucikan pula nafsu syahwat farji kita dari perbuatan-perbuatan yang tidak dihalalkan oleh ajaran agama kita. Dan lain sebagainya.

Lalu yang ketiga : Kita bersihkan pula hati kita dari keangkuhan terhadap sesama. Kita bersihkan jiwa kita dari perasaan iri dan dengki terhadap kesenangan yang didapat oleh orang lain. Kita kosongkan hati kita dari rasa bangga terhadap prestasi amal baik yang telah kita lakukan. Dan kita buang jauh-jauh dari dalam hati kita sikap merasa paling kaya, merasa paling pintar, merasa paling tua, merasa paling berpengalaman dan lain sebagainya.

Yang keempat : Kita ikhlaskan amal dan hati kita dari se suatu yang lain dari mengharapkan pahala dan keridho`an  Allah SWT.  Dan yang kelima : Kita bersihkan harta kekayaan kita da ri kerusakan dan kebinasaan dengan membelanjakannya di jalan jalan kebajikan sesuai dengan yang diinginkan oleh Allah.

Bila ini kita perhatikan, keluarlah kita dari kehidupan du nia ini dengan fitrah yang suci sebagaimana sucinya fitrah kita saat kita hadir dalam pentas kehidupan dunia ini.


Aksi

Information

One response

31 05 2010
Yunus

Artikel yang bagus. izin share ya kang…?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: